Cara Setting Website Selalu Menggunakan HTTPS (SSL)

Di artikel ini anda akan membaca cara setting .htaccess agar website selalu menggunakan HTTPS (SSL) ketika dibuka oleh pengunjung.
Share:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Artikel Terkait

Bagaimana cara setting website selalu menggunakan HTTPS (SSL)?

Tambahkan kode dibawah ini ke dalam file .htaccess di root directory website anda:

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]

1. Studi Kasus

Anda sudah membuat website dan kemudian menyiapkan SSL juga untuk website anda, dengan harapan agar pengunjung yang membuka website anda selalu dilayani dengan protokol HTTPS.

Tetapi ketika anda coba dengan mengetikan domain pada browser, misalnya websiteanda.com, maka website yang terbuka masih menggunakan protokol http://websiteanda.com, icon gembok masih terbuka atau berwarna merah yang artinya komunikasi antara pengunjung dan server masih kurang aman, belum/tidak di enkripsi dengan baik.

Baca juga : Cara Memasang SSL Gratis dengan Let’s Encrypt

2. Cara Menambahkan

  • Anda bisa menggunakan cPanel/Direct Admin/hosting panel yang anda miliki, kemudian membuka aplikasi File Manager untuk mengedit file .htaccess tersebut, atau
  • Buat/Edit file .htaccess di notepad, kemudian transfer file tersebut menggunakan FTP/SFTP/SCP dengan aplikasi tambahan seperti FileZilla dan WinSCP.

3. Penjelasan Kode

RewriteEngine On

Mengaktifkan modul rewrite (penulisan ulang), untuk mengganti link sesuai setting-an kita.

RewriteCond %{HTTPS} off

Meng-kondisi-kan penulisan ulang (rewrite) sesuai kondisi tertentu, dalam hal ini jika website dibuka dengan HTTP:// (atau jika HTTPS adalah off).

RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]

Aturan penulisan ulang, dalam hal ini link HTTP diubah menjadi HTTPS, dan bersifat permanen (301).

4. Catatan Tambahan

  • Sesuaikan file .htaccess dengan folder/directory tempat dimana website anda berada.
  • Jika website anda berada dalam subfolder/subdirectory, maka .htaccess yang harus dirubah adalah yang didalam subfolder/subdirectory tersebut.

5. Penutup

Demikian cara setting website selalu menggunakan HTTPS (SSL) ketika dibuka oleh pengunjung yang datang.

Dengan menggunakan HTTPS, data pengunjung bisa lebih aman, meningkatkan user experience serta sebuah langkah tambahan untuk optimasi ranking mesin pencari Google/Bing (SEO).

Semoga bermanfaat, salam digital!

Membutuhkan jasa untuk mengkonversi website anda menjadi WordPress & Oxygen Builder?
Estimasi Biaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terkait

restore from backup WordPress with WP CLI and SSH
Restore Backup WordPress dengan WP CLI & SSH
Cara me-restore (mengembalikan) data WordPress kita dengan WP CLI & SSH.
Backup Cepat WordPress dengan WP CLI & SSH
Backup WordPress Cepat dengan WP CLI & SSH
Cara backup WordPress secara cepat dengan 1 perintah WP CLI dan 1 perintah SSH, serta membuat script backup dan script autobackup.
Foto-bersama-setelah-pelatiham-implementasi-e-commerce
Pelatihan Implementasi e-Commerce di Fakultas Pertanian Universitas Yudharta
Artikel ini bercerita tentang partisipasi kami dalam program implementasi e-Commerce yang diadakan Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Yudharta Pasuruan.
PAKET LENGKAP PEMBUATAN WEBSITE
Digitalizer menawarkan jasa pembuatan website untuk company profile, toko online, event organizer, lembaga pendidikan ataupun bidang lainnya. Anda tidak perlu memikirkan tentang domain, webhosting/server, DNS, email, desain, development, security serta masalah teknis lainnya. Cukup siapkan content website anda saja, sisanya kami yang mengerjakannya.
Semua paket pembuatan website sudah termasuk maintenance 1 tahun!
HOT LINK!
Kembali ke atas
cross